HASIL
ANALISA DESA BANYUAJUH KAMAL DENGAN MENGGUNAKAN 3 KONSEP SOCIAL AGUS COMTE
YAITU TEOLOGI,META FISIK DAN POSITIF
Disusun
oleh :
Moh
hotibul umam ( 160531100024 )
I. Data berupa sebuah
transkip wawancara dari bapak, H Abd. hadi selaku narasumber serta salah satu
tokoh masyarakat desa banyuajuh kamal.
Adapun
transkip wawan cara yg diperoleh :
Hotibul : Assalamualaikum permisi pak, bagaimanakah
kondisi desa banyuajuh
Saat
ini menurut panjenengan selaku tokoh masyarakat di desa banyuajuh ini
Bpk,
H Abd. Hadi : ya
kondisi desa banyuajuh baik baik saja
Hotibul : seputar desa banyuajuh pak, ada
beberapa pertanyaan yg terbenak di
fikiran
saya, yaitu apakah di desa banyuajuh masyarakat masih memegang tradisi ? atau tradisi tersebut
semakin luntur.
Bpk,
H Abd. Hadi : ya sebagian masih
memegang adat tradisi yang ada , sebagian adat ada
yg di tinggalkan
Hotibul : diantara salah satu tradisi - tradisi
yg ada di desa banyuajuh saya pernah
melihat,
di setiap ada acara atau sebuah kegiatan penting pasti ada yg namanya penagkal hujan, apakah itu benar
bpk, H Abd. Hadi ?
Bpk,
H Abd. Hadi : iya itu memang benar
Hotibul : kemudian apakah hubungannya
penangkal tersebut agar tidak timbul
suasana
hujan. Padahal hujan iyalah salah satu kejadian alam yg dapat
kita rasionalisasikan pak
Bpk,
H Abd. Hadi : hubungannya, antara
penagkal tersebut agar kita biasa melaksanakan
susunan
acara dengan baik,dan juga ini berupa tawassul / pelantara kepada Allah swt, agar tidak terjadi turunnya
hujan pada saat runtutan acara.
Hotibul : Apa sajakah pak yg biasanya dibuat sebagai
penangkal tersebut ?
Bpk,
H Abd. Hadi : Biasanya penagkal
tersebut yg digunakan seperti keris,keminynyan, doa
doa dan lain sebagainya
Hotibul :
Biasanya hal hal seperti ini di desa banyuajuh sering di lakukan kah pak
Bpk
H Abd. Hadi : Iaya pada saat saat tertentu saja
contohnya ketika ingin melakukukan /
mengadakan
sebuah acara, akan tetapi hal ini tidak 100% berhasil. Semua ada di tangngan allah ini hanyalah sebuah pelantara saja dek.
Hotibul : biasanya keahlian ini dimiliki
oleh siapa saja pak ?
Bpk
H Abd. Hadi : Tidak semua orang
memiliki keahlian seperti ini dek keahlian ini.
Keahian ini di peroleh dari turun temurun
atau ijazah dari gurunya.
Hotibul : Kemudian pola fikir masyarakat
banyuajuh terkait hal tersebut bagai
mana
pak kan kelihatannya itu tidak masuk akal
Bpk
H Abd. Hadi : Pola fikir
masyarakat banyuajuh ya biasa saja, meraka banyak yg
melakukan
hal tersebut setiap ingin melaksanakan sebuah acara. Akan tetapi hal tersebut dilakukan hanya sbatas
tawassul kepada allah swt.
KESIMPULAN : Dari hasil transkip
wawancara dengan Bpk H Abd. Hadi di
atas, maka dapat disimpulkan bahwa di desa banyuajuh tergolong dalam konsep
teologi dari 3 konsep yg dikemukakan oleh agus comte yaitu : Teologi,Metafisik
dan Positif.







0 komentar:
Posting Komentar